Bermain Matematika

Rabu, 23 Mei 2012, bertempat di aula Hotel Bandung Permai, saya menguji peer teaching guru-guru peserta PLPG. Salah seorang guru mengajar matematika. Di awal pembelajaran, ia membangkitkan minat belajar matematika dengan melakukan tebak-tebakan:

Pertama, ia meminta salah seorang siswa (peserta lain) untuk menentukan bilangan ratusan yang terdiri dari tiga dijit angka, misalnya 136. Tentu saja tanpa menyebutkan bilangan tersebut pada ‘sang Guru’.

Kedua, ia meminta siswa menjumlah ketiga angka. Dalam hal ini, 1 + 3 + 6 = 10.

Ketiga, ia meminta siswa mengurangkan bilangan ratusan yang telah ditentukan dengan hasil penjumlahannya, yaitu: 136 – 10 = 126.

Keempat, ia meminta siswa menyebut ‘salah dua’ dari tiga angka hasil perhitungan. Boleh 1 dan 2, atau 1 dan 6, atau 2 dan 6.

Terakhir, ia menebak dengan benar angka ketiga yang tidak disebutkan.

Benar-benar menarik. Peserta lain, yang sebenarnya guru juga, bertanya-tanya: “Kok bisa?” Sayangnya, ketika mereka bertanya bagaimana logikanya, ‘sang Guru’ tidak mampu menjawab.

Karena yakin permainan ini akan bermanfaat, sebagai oleh-oleh ketika guru-guru kembali mengajar di sekolah masing-masing, di akhir sesi saya membongkar rahasianya.

Copy paste tautan berikut: http://adf.ly/8yPFV di address bar browser.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bermain Matematika

PakarTI, dengan huruf P kapital, merupakan kolaborasi pemerhaTI yang memiliki komitmen mengembangkan pakarTI, dengan huruf p kecil, yaitu paket ajar atau perangkat pembelajaran berbasis TI.

2 pemikiran pada “Bermain Matematika”

  1. Assalamualikum….
    sebelumnya wahid minta maaf…
    wahid belum mendapatkan revisi bab 1 bapak edy.
    alhamdulillah wahid sudah selesai bab 2 dan wahid sudah kirim…
    wahid berterimakasih atas bimbingan bapak ….
    insa allah wahid segera akan selesaikan…..
    meskipun wahid masih dituntut untuk tahfidzul qur’an 10 jus…
    tapi wahid akan berusaha untuk lulus tahun ini….

    Balas

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.