Bilangan Asli 1-9

Catatan ini masih terkait dengan Diklat Guru, tepatnya PLPG 2011 Tahap 2.

Senin, 27 Juni 2011, saya mempresentasikan mata diklat pendalaman materi Matematika. Pesertanya, 36 Guru SD dari 6 kabupaten (Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Probolinggo, dan Situbondo).

Mengawali pembahasan, saya mengemukakan pentingnya pemahaman konsep, agar kasus “Nol bukan Bilangan Bulat”, tidak terulang ketika mereka melakukan Peer Teaching.

Nampaknya, peserta bisa memahami. Namun, ketika saya mengajukan pertanyaan, “19 termasuk bilangan apa?” Salah seorang peserta menjawab, “19 bilangan cacah, tapi BUKAN bilangan asli.” Beberapa peserta lain, berbeda pendapat. Saya bersikap bijak dengan menanyakan, “Mengapa 19 bukan bilangan asli?” Dengan “pede”, beliau menjawab, “Karena bilangan asli hanya 1 s.d 9.”

Secara persuasif, saya mengemukakan bahwa bilangan asli tidak terbatas hanya 1 s.d 9. Pengertian “asli” lebih mengacu pada jenis pertama dari bilangan yang digunakan untuk membilang, menghitung, dsb (wikipedia).

Secara faktual, terdapat dua kesepakatan mengenai himpunan bilangan asli. Yang pertama definisi menurut matematikawan tradisional, yaitu himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol {1, 2, 3, 4, …}. Sedangkan yang kedua definisi oleh logikawan dan ilmuwan komputer, adalah himpunan nol dan bilangan bulat positif {0, 1, 2, 3, …} (wikipedia). Namun demikian, dari kedua pengertian, 19 termasuk bilangan asli.

Di akhir sesi, saya hanya menghimbau, segera menyadari ke”khilaf”an, dan sepulang dari Diklat, “kembali ke jalan yang benar”. Amin.

[tweetmeme only_single=”false”]

Satu pemikiran pada “Bilangan Asli 1-9”

  1. pak, dari penjelasan matematikawan dan ahli kompt diatas yang sudah bapak jeaskan, berarti nol termasuk bilangan asli? kenapa sampai demikian?

    Balas

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.